Kabupaten Lebak
Kabupaten Lebak adalah sebuah wilayah kabupaten yang terletak di Provinsi Banten, Indonesia. Ibu kotanya adalah Kota Rangkasbitung yang terletak dibagian paling utara Kabupaten ini. Lebak merupakan kabupaten paling luas di Provinsi Banten dan juga terluas kelima di Pulau Jawa.
Luas : 3,305 km
Kabupaten Lebak merupakan bagian asli dari wilayah Kesultanan Banten. Hari jadi Kabupaten Lebak ditetapkan tanggal 2 Desember 1828. Beberapa catatan sejarah penting yang dijadikan dasar pertimbangan dalam penetapan hari jadi antara lain : Wilayah Kesultanan Banten pada tahun 1813 tanggal 19 Maret dibagi menjadi 4 (empat) wilayah yaitu : Banten Lor ,Banten kulon ; Banten tengah dan banten kidul. Berdasarkan surat keputusan Komisi Jendral Hindia Belanda , 2 Desember 1828 ditetapkan pembagian wilayah karesidenan Banten menjadi 3 (Tiga ) Kabupaten yaitu:Kabupaten Serang ; Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Tanggal 14 Agustus 1925, merupakan penunjukan Kabupaten Lebak sebagai daerah pemerintahan yang berdiri sendiri berdasarkan surat keputusan Gubernur Jendral Belanda tanggal 14 agustus 1925 dengan Distrik Parrungkujang, Rangkasbitung , Lebak Parahiang dan Cilangkahan. Pada perkembangan selanjutnya telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah No.18 Tahun 1986 tertanggal 22 Oktober 1986 Hari jadi kabupaten lebak 2 Desember 1828.
1. Rumah dari Suku Baduy Suku Baduy Dalam bermukim di Cikeusik, Cikertawarna, dan Cibeo. Komunitasnya identik dengan pakaian dan ikat kepala berwarna putih. Sementara Suku Baduy Luar tinggal di luar tiga wilayah tempat tinggal Suku Baduy Dalam. Ciri khas Suku Baduy Luar, yaitu pakaian hitam dan ikat kepala berwarna biru.
2. Makanan khas Kabupaten Lebak punya makanan bercita rasa khas. Salah satunya adalah Angeun Lada. Sajian yang juga dikenal dengan sayur lada ini biasanya berisi campuran daging kerbau atau sapi dengan daun walang sebagai bumbu.
3. Peninggalan Era Megalitikum Kabupaten Lebak punya peninggalan zaman megalitikum, yaitu situs punden berundak di Lebak Cibedug, Kecamatan Cibeber. Ini berupa punden berundak yang terdiri dari enam teras. Selain itu, terdapat pula beberapa altar dan batu berdiri.
Debus adalah kesenian bela diri dari masyarakat Sunda Banten, debus bisa kita jumpai salah satunya di kabupaten Lebak, menurut DJKI ( Direktorat Jendral kekayaan Intelektual) permainan debus berkembang di kabupaten Lebak
Seba Baduy Seba (artinya persembahan) merupakan rangkaian upacara tradisi adat yang dilakukan setelah Kawalu dan Ngalaksa (melaksanakan puasa kawalu dan bersilaturahmi kepada kerabat dan tetangga dengan membawa hasil panen/membuat makanan Laksa).
Ngala Impun yaitu beramai-ramai warga turun ke laut, karena pada tanggal tertentu adalah musimnya ikan-ikan kecil naik ke pantai.



